Sunday, October 13, 2013

13 Oct, No Bra Day

Hai Mblo...
Pada tahu ga, kalau hari ini adalah Peringatan Hari Tanpa Bra/Beha/BH/Kutang Sedunia?
Ga tahu khan?






Yaps, cuma cowok-cowok dan pria-pria yang selalu update yang tahu...
Eits, jangan ngeres dulu, ini bukanlah 'pameran' hari dimana lu-lu pade Jones-jones kesepian bisa puas memandangi dada wanita tanpa bra... BUKAN!! Melainkan hanya penyuluhan dan penggalakan tentang bahaya Kanker Payudara, No Bra Day dicetuskan oleh situs penampung foto-foto payudara, Boobstagram.com. Tapi entah mengapa, sepertinya pernyataan ini agak-agak galau, mengingat banyaknya blogger-blogger yang keras menolak akan program yang dicetuskan oleh situs tersebut.
Yaaah.... AKU SIH CUEK, mo pake bra kek, mo enggak kek, yang penting, guurrrrihhh gurih gurih...
Wes Mblo, mending mangan mie silir kono...

Tentara Tangguh Sabun: Move On!! (Fandri's Parts)

Move on adalah hal yang wajib dilakukan bagi siapa saja yang sedang patah hati, tidak terkecuali Fandri. Setelah lost contact dengan Si Bu Dokter itu, dengan tiba-tiba, datanglah hati lain yang hampir saja bisa mengobati luka hati Fandri saat itu. Kenapa kok hampir?

***

Self Access Room baru saja dibuka oleh dua penjaga cantiknya di pagi yang cerah.
"Din, si Fandri dan Galih kok tumben-tumbennya ya rajin dateng ke sini?" ,kata Asri membuka obrolan.
"Emm... Tauk, mungkin mereka tersepona dengan pesona kita paling... ihihihihii.."
"Huuu... Sok cakep, eh iya juga ya, kita kan cantik, hehehehe.." ,kekeh Asri.

Tidak lama berselang, Fandri pun datang menghampiri mereka yang telah masuk terlebih dahulu. Hari ini dia nampak seperti biasanya, flat, monoton, tanpa ekspresi, tapi berubah raut ketika melihat cewek-cewek cakep yang ada di depannya...

"Pagi say..." ,sapanya pada Asri, sapaan biasa untuk sohib dekat seperti mereka.
"Pagi juga, jaket dan tasnya jangan lupa lho ya..."
"Ok, kamu tuh terlalu baik deh, sama aku..." ,daaan keluarlah sifat aslinya.
"..." ,hanya dijawab Asri dengan senyum manisnya.
"Kok gua ga disapa??" ,protes Dina mencairkan suasana.
"Weleh, ya deh, pagi Din... Kok nambah gendut aja.. Hwehehehehe..."
"Hiiih... Ngeledek ya? Rasain nih.."
"Aduh, hahaha..." ,cubitan Dina melukai lengan Fandri. "Eh, by the way... Si Fauzi datengnya kapan?"
"Entahlah, mungkin ntar jam sepuluhan..." ,jawab Asri.

Ditengah-tengah obrolan mereka, datanglah member Pasukan Sabun dari Lembah Perawan No. 23, Galih A.K.A. Codot.

"Kula nuwun!"
"Mangga..." ,jawab mereka dengan kompak.
"Weh, panjang umur, baruu aja lu kita omongin tadi."
"Oh ya?" ,tanya Galih.
"Enggaaak... Kita bercanda kok, weeek..." ,jawab Asri.
"Hahahahaha... Eh, ngapain lu dimari?" ,pertanyaan Fandri sedikit songong.
"Hm... Hangout."
"Hangout bukan dimarih... Di bunderan sono lho, banyak cewek..." ,saran Fandri.
"Nggak! Sini aja ada cewek cakep kok..." ,kata Galih dengan melirik Asri.
"Halah, udah! Sini, ada yang mau gue ceritain ke lu..."
"Pa'an?" ,kata Galih penasaran.

Fandri mengajak Galih untuk menjauhi kedua cewek penjaga SAR. Nampaknya dia mulai membuka sesi curhat...

"Lu mau denger cerita ga?"
"Ya, coba aja.."
"Ok, dulu waktu SMA, lu dah tahu Si Bu Dokter kan?"
"Hm... Ya ya! Bisa jadi! Bisa Jadi.."
"Nah, waktu pas senggang sehabis kelulusan, ternyata gue otomatis Move on bro!!"
"Weh?? Terus?"
"Yaa gue dapet inceran baru... Ceritanya gini..."

***

Acara perpisahan untuk angkatan 2011/2012 SMA N 1 Miasma telah berlangsung pagi itu, Fandri menempati posisi strategis untuk membiarkan naughty eyes-nya leluasa memantau sekeliling untuk mencari "Makhluk-makhluk Halus" yang berkeliaran di sekolahnya...

"hm... nothing special... just flat oppai and tepos butts.... but wait, kok ada yang manis yah?" ,pikirnya dalam hati. Suzy, anak IPA, adik kelas Fandri yang tidak sengaja bertatap mata dengannya waktu acara masih berlangsung, sepertinya Fandri tertarik untuk mendekatinya, rasa penasaran dan jiwa yang haus akan informasi pun menyala kembali dalam raga Fandri.

"Eh dek, sini bentar..." ,Fandri bertanya pada salah satu teman sekelas Suzy.
"Iya kak, ada apa?"
"Ituuuu... Temen kamu ya?"
"Iya, ada apa? Kakak naksir yaaaa.... Mo dikenalin?" ,tembak langsung oleh si adik kelas itu.
"E buset! Lu peramal ya? Gaaa.... Kakak cuma pengen tahu namanya ajah..."
"Emm.. Namanya Novi kak..." ,jawab si adik kelas itu dengan berbohong. Anehnya, Fandri percaya dengan adik kelasnya itu.
"Hm... Namanya Novi... Kok perasaan gue ga setuju kalo dia tuh namanya kayak gitu...?" ,heran Fandri dalam hati.

***

Esok harinya, Fandri masih kepikiran dengan yang namanya Novi. Ketika dia sedang nongkrong di koperasi sekolah, pucuk dicinta, ulam pun tiba, Suzy datang dengan seorang temannya yang mungil.

"Weh... Ada doi tuh, sapa ahh..." ,batin Fandri.
"Hai dek, boleh kenalan ga?" ,kata Fandri dengan pede-nya.
"..." ,Suzy diam saja tak berani untuk membalas sapaan Fandri.
"Lho kok diem aja?"

Suzy pun meninggalkan Fandri pergi ke kelasnya. Nampaknya Fandri bingung dengan sikap perdana yang ditunjukkan Suzy kepadanya. Dia pun tidak menyerah, didatangilah Suzy ke kelasnya langsung dan nekat mengajak kenalan didepan kelas Suzy.

"Hai, aku Fandri, aku juga anak IPA lhoo, kamu Novi ya?" ,tanya Fandri dengan polosnya, tak sadar sedang dikerjai oleh temannya Suzy waktu itu.
"Hihihihi... " ,tawa Suzy segera setelah tebakan Fandri salah.
"Kak, kamu lucu ya, aku bukan Novi, Novi itu temen aku yang ini..." ,jawab Suzy sambil menggandeng temannya yang mungil itu.
"Akhirnyaaaa Ya Tuhaaan... Dia bicara juga, suaranya gimanaaa gitu... " ,sorak gembira dalam hati Fandri.
"Ohh.. Asem, temenmu tuh, yang ngasih tahu ke kakak, kalo namamu itu Novi, bukan Suzy.."
"Lagian, kalo mo kenalan, kok ga ke orangnya langsung?" ,tanya Suzy.
"Yaaa gimana yaaa, hehehehe..." ,Fandri dibuat grogi dengan pertanyaan Suzy.
"Kok malah tertawa?"
"Yaaa kayaknya kakak malu untuuk langsung berkenalan denganmu..."
"Ooo... Gak apa-apa kok kak, kenalan aja..."
"Yaudah, aku Fandri, kakak kelas kamu, kelasku ada di bagian timur perpus, boleh minta nomer hape ga?"
"Aku ga punya hape kak..."
"Oh, oke deh... Sampai ketemu lagi ya..."

Fandri meninggalkan kelas itu dengan rasa kecewa, "Berarti gue harus ngedeketinnya langsung, tanpa perantara, ah, ga asik, gue terlalu pengecut untuk pendekatan secara langsung..."

***

"Nah, itu die Gal.... Gue berhasil ngeyakinin doi untuk ngambil kuliah di Universitas kita, dan ortunya pun setuju... Tapi masalahnya, doi ga mau sejurusan ma kita, katanya dia mo jadi guru SD aja... Sialan!" ,umpat Fandri.
"Hahaha... Sabar brooo, kan udah sekampus, jadi masih bisa dong, untuk sekedar, yaaaa..... Ketemuan gitu?"
"Ya sih, tapi gue curiga ma satu akun cowok temen kakaknya doi, akun itu selalu posting di wall-nya doi, dan tanggepan doi pun positif semua, apa ga frustasi gue? Akunnya tuh, namanya Anugrach2 apaaaa gitu, oia! Anugrach Terindah, dari stalking gue, yang punya akun itu kayaknya anak motor..."
"Hm... Positive thinking aje dah bro.." ,hibur Galih.
"Yoi men... Tapi kayaknya, rasa-rasanya gue dah ga minat lagi ma doi deh... Sms gue udah ga dibales lagi ma doi, yaudah, daripada ngebuang-buang pulsa, mending nyerah aja, toh kayaknya aja doi ga pernah ngerespon gue... hahhh..." ,rasa sesal menghampiri Fandri.
"Hm... Cari yang laen lah, cewek banyak yang cakep dikampus kita, ya nggak?"
"Emb... Tapi kayaknya, gue mo ngedeketin si Mira aja deh, hihihihihi..." ,bilang Fandri dengan muka nyebelin tanpa rasa dosa.
"Walah?! Yo wes, lanjutkan... Tak dukung pokoke... Hahahaha..." ,dukung Galih.
"Hahahaha... Aduh perut gua! Yuk makan Gal? Lu laper ga?"
"Iya nih, yok makan mie ayam di Warung Silir? Sekalian ntar gue mo balik pulang..." ,ajak Galih.
"Cakep! Say... Gue ma Gal mo maksi dulu yah? Gue pinjem sendal SAR ma nitip tas ma jaket gue, ok?" ,kata Fandri kepada Asri.
"Ok say..."
"Mo kemana?" ,tanya Dina.
"Mo makan dulu..." ,jawab Gal.
"Kok ga ngajak-ngajak?"
"Lu titip aja ke kita, ntar kalo lu ikut, yang jagain siapa, yang nemenin sayangku siapa? Kan kesian...?" ,canda Fandri.
"Ya deh, ga jadi ikut gue..." ,kata Dina.

Dua member Pasukan Sabun dari Lembah Perawan itu pun meninggalkan SAR. Di Warung Mie Ayam Silir, mereka pun masih membicarakan topik yang sama, tak ayal, dua orang pun sudah cukup untuk menciptakan obrolan khas cowok mesum di sembarang tempat, sambil menikamati makan siangnya, mereka memaksimalisasikan fungsi mata indera penglihatan mereka untuk "Makhluk-makhluk Halus" yang berseliweran disekitar warung...

"Eh, itu dia, si Mira, Gal!!", seru Fandri... (bersambung)

Wednesday, October 9, 2013

Tentara Tangguh Sabun: Fandri's Part - New Friend

Sebuah pagi yang biasa-biasa saja bagi Si OMes, Fandri. Memulai pagi dengan sarapan dan segala tetek-bengek yang rutin dilakukan setiap mau pergi sekolah. Ketika masuk jam pelajaran pagi di kelas kesayangan, XI IPA 1, terasa atmosfer yang berbeda pagi ini...
"Hm... Kok katanya ada anak baru yang pindah kesini? Jadi penasaran, cewek pa cowok ya?" batinnya seraya melanjutkan gambar anime amatirnya yang setengah jadi.
"Yak, anak-anak, untuk pagi ini Pak Totok tidak bisa mengajar, sebagai gantinya kalian harus mengerjakan soal Hukum Newton di halaman 56 sampai dengan 60, dikumpulkan!! Oh ya, saya lupa, ini ada teman kalian yang baru, jauh-jauh datang dari Lampung lho... Jihan, ayo kenalkan dirimu..." ,perintah Pak Kisyo, guru BK spesialis anak IPA. 
"Hai!! Aku murid baru lho..." 
"Lha siapa bilang guru baru?!", potong Aleks, cowok terjail sekelas, dan semuanya pun tertawa... 
"Aleks, hayo, jangan sadis-sadis sama temenmu yang baru!"
"Siap pak!"
"Ayo Jihan, lanjutkan..."
"Ya Pak, temen-temen, namaku Jihan Nurlela, aku dari Lampung, tapi sekarang lagi mondok di pesantren deket perempatan situ... Salam kenal..." ,kata Jihan, si murid baru dari Lampung dengan logatnya yang seolah-olah disengaja untuk di-imut-imut-in.
"Heh... Sok imut, oia ya, ireng kumut-kumut... Jiahahahaha..." ,batin Fandri.
"Ok Jihan, kamu boleh duduk disamping Yazid, disitu kebetulan ada bangku kosong, silahkan, sambil kenalan sama temen-temenmu, biar akrab.. Hehehehe, ok anak-anak, Bapak tinggal dulu, Bapak harap kalian bisa sedikit tenang dan kondusif, karena guru-guru lagi rapat, ok?"
"Iya Pak..." ,jawab mereka dengan agak serentak, karena sebagian anak yang militan sedang mengerjakan tugasnya.

***

"Teeeeetttt.... Teeetttttttttt...."
Suara bel SMA Negeri 1 Miasma nyaring berbunyi, tanda jam istirahat telah tiba.
"Em... Zid..."
"Yaps... Ada apa Han?"
"Itu orang yang duduknya dipojok depan itu siapa sih, kok kayaknya... Seperti gunung es gitu?" ,tanya Jihan pada teman sebangkunya.
"Hm... mereka Al dan Fandri, yang satu sih, emang gunung es murni, jadi yaa... Pendiem gitu... Tapi yang satunya, diem kalo lagi nahan laper doang kayaknya, hahahaha..." ,tawa Yazid membuyarkan konsentrasi Fandri. Sepertinya, Fandri sudah tidak bergairah lagi untuk mengerjakan soal-soal Fisika yang membuat panas kepalanya, matanya lebih tertarik untuk men-scan si anak baru yang berhasil membuat Fandri memperhatikannya. "Eh Al, gimana kalo gue kenalan ma dia? Lu mau ga, gue mintain nomernya?" ,Fandri menawarkan pada Al. "Terserah lu..." ,jawab Al singkat.
Ketika Si Anak Baru sedang jajan di kantin, tak sengaja bertemu dengan Fandri, namun sepertinya Fandri tidak berani menyapanya, karena Jihan sekarang lagi jalan bareng gerombolannya Hana, cewek usil Yang Megangin Kawasan Sini, begitulah mereka menyebut Hana. "Ahh... Kenapa harus Hana yang jadi deket ma Jihan sih?" ,batinnya. 
"Oi!! Hana!!!" ,teriak Fandri.
"Hm?"
"Bentar deh, gue mo kenalan ma Jihan, ntar kalo di kelas tolong 'lepasin' doi bentar yah?"
"Emm.... Wani piro??"
"Jiann.... Bentar aja deeeh... yah?"
"Ahh... Ntar gue mo ngerjain tugas kelompok ma dia, tapi bentar beneran ya?"
"OK Bos!"

***

"Hai, kenalan dong!"
"Oh hai, boleh..."
"Gue Fandri, lu Jihan ya? Beneran Asli Lampung? Kok rasa-rasanya lu paham dengan bahasa sini?"
"Hahahaha... Iyaa, gue dah 3 tahun mondok disini, jadi ya... Udah paham lah, kalau bicaranya gue sendiri agak susah..." ,aku Jihan.
"Ohh... Gituuu... Eh, boleh minta nomer lu ga?" ,kebiasaan Fandri, ngomong ga pake basa-basi.
"Hm... Boleh, nomer gue 38..."
"Jiahh... Bisa bercanda juga lu..."
"Hahahaha... Namanya juga manusia, pasti lah, bisa bercanda.."
"Hem....Gue serius lho..." ,nampaknya, Fandri mulai konsisten.
"Ok, ok, tapi sms ajah ya, smsnya jangan abis Maghrib, soalnya aku lagi ngaji... Nih, nomerku.." ,bilang Jihan sambil menunjukkkan ke Fandri, layar Nokia 7610 miliknya. Fandri pun, mengetik dengan nafsunya, sambil menanyakan mau dikasih nama apa di kontaknya, "Jihan ajah, ga pake ajah, just... Jihan, ok?"
"Sip..."
"Hoy Bro, udeh gue bilang, pasti dapet..." ,Fandri mendatangi Al.
"Hm... Okesip..." ,singkat Al.

***

Setahun telah berjalan, Fandri ternyata masih sekelas dengan sohibnya, Al dan Si Anak Tidak Baru Lagi, Jihan. Mereka pun mulai akrab, mengobrol dan pernah satu kelompok bersama. Rupanya, tanpa disadari, Fandri menaruh rasa ke Jihan. Tapi Fandri masih ragu untuk memberi tahu kepada Jihan, karena dengarnya dari Gerombolannya Hana, kalo Jihan tuh masih punya pacar di Lampung.
"Ah... Pati ga tahan ama tuh... Masih ada kesempatan...." ,pikir Fandri.
"Wah, itu dia... Eh, tapi kok... Dia nangis? Kenapa nih, ga biasanya.."
Ketika Fandri mendekati Jihan yang tersedu-sedu dan bermata merah, "Kenapa lu? Kok tumben nangis? Kenapa?" ,tanya Fandri.
"Coba cerita ke aku, siapa tahu aku bisa membantu..." ,modus Fandri, bila melancarkan serangan, logatnya sengaja diperhalus...
"Ahh... Enggaaaak... Ga ada apa-apa kok, ini tadi cuma kena sambel pas makan di kantin..."
Fandri pun mulai kepo, dicarilah Hana...
"Woy, si Jihan kenapa tuh?"
"Ga tahu, kata temen-temen sih, diputusin ama pacarnya yang di Lampung sono... Gue sih cuek." ,bilang Hana.
"Hm... Kasihan..." ,pikir Fandri.
Ketika Fandri mencoba untuk menghibur Jihan dengan beberapa jokes yang sebenarnya lumayan bikin perut salit, tapi, yang namanya situasi lagi melow galow selow, candaannya pun gagal total...
"Fandri!! Udah... Please, kalau bisa, tinggalin aku sendiri, aku lagi butuh waktu buat sendiri, maaf..." ,Jihan pun pergi meningalkan Fandri yang terbengong karena kecerobohannya...
"Damn! Kurang dikit lagi gue padahal bisa lho, buat mengatakan kalimat keramat itu... eeee, dianya pergi, yaudah..." ,kata Fandri pada Al.
"Mungkin elunya yang salah kondisi, sehausnya lu jangan senyam-senyum pas dia nangis, aaa... Pe'ak!!"
'Halah, lu malah ga dukung gue...? Lu gimana sih?"
"Bodo'...."
"Asem..." ,umpat Fandri.

Sejak saat itu, mereka pun akhirnya lulus dan melanjutkan ke perguruan tinggi yang diminatinya masing-masing, Jihan yang kangen dengan keluarganya, memilih untuk kuliah di Universitas Negeri Lampung dengan memilih jurusan Kedokteran, sesuai dengan cita-citanya menjadi dokter anak. Suatu ketika, Fandri mencoba bercanda kepada Jihan di Akun jejaring sosial mereka, namun sepertinya, candaan itu menjadi candaan terakhri bagi Fandri untuk Jihan, karena pada saat itu Fandri salah mengucapkan satu kata yang akhirnya melukai hati Jihan untuk selamanya, sehingga Jihan pun memblokir semua hubungan dan kontak yang dipunyai Fandri untuk jangka waktu yang tidak ditentukan. Hal ini sepertinya membuat Fandri trauma untuk mendekati cewek luar daerah tempat tinggalnya.
Sekarang, Fandri berubah drastis menjadi Fandri yang lebih parah! Dia lebih memilih untuk menghianati sifat aslinya sewaktu di SMP sampai SMA, jadilah Fandri sekarang, anggota Tentara Tangguh Sabun yang sangat kuat dibidang pengetahuan cewek... (Bersambung)


Dedicated to: Jihan, sorry for anything. It's just... JOKES. Sorry, Bu Dokter. Sorry.


Wednesday, October 2, 2013

Peliharalah Harimau dan Kalajengkingmu dengan Baik!

Good Afternoon!
Pagi! Salam Semut! (Jeh eling pas ESQ165 Way, hihihihi....:D)

Mblo, ada info buruk dan bagus nih, buat kalian yang punya 'peliharaan' macan dan kalajengking besi...
Kabar buruk dulu ya? Kabarnya adalah Honda Tiger Revo GL200 "Sang Macan" dan Yamaha New Scorpio Z 225 "Si Kalajengking" akan discontinue dalam kurun waktu yang belum ditentukan. Kabar ini pasti, mengingat dan menelaah(weleh, sok in telek...)bahwa kedua motor ini telah melanglang-buana(opo meneh iki?)di Bumi Nusantara ini selama lebih dari satu dekade(Kamen ride.... De-De-De-Decade!!!!).
Lihat ajah simbahe Macan, dia telah mempunyai paling tidak lima generasi dari awal 'beliau' lahir disini, dari Honda Tiger GL, Tiger 2000, Tiger Revo, Tiger Picek, dan Tiger-tiger lainnya. Sedangkan saingannya, Kalajengking, diperkenalkan oleh Yamaha pada waktu itu mimin masih SD kelas 5 kalo ga salah(emang penting gitu?), tahun 2003, mimin masih inget, salah satu warnanya itu ada warna orange putih, ya itu...
Kita beralih ke khobar gambiranya...
Siap? Oke, kabarnya, kedua produsen itu telah menyiapkan produk seperempat liter dengan opsional varian Naked(wah, saru iki...) guna untuk dikarenakan agar supaya menggoyang pasaran si Ninja-nakal-yang-sengaja-membuka-jilbabnya, Kawasaki Z250. Wah, buakalan muacet tenan ibukotang negoro iki... weledelehh... Kabarnya lagi, kedua produk ini akan disematkan desain Real Streetfighter.
Wes ya Mblo, ntar kalo dah keluar, mimin akan kabar-kabari, OK?

Kalajengking Albino

Macan Albino

Sneak-Peak Next New Single of JKT48

Mblo, I just wake up from my nightmare and turn on my damn TV to watch Bima The Garuda Knight. That was commercial break and then, suddenly, that Idol Group appear on my damn TV screen!
Pulled out with new song and wait.... Who the hell are they??? Oh, just foreigner who wanna catch a bottle of sh*t... NEXT... I tried to focused on their song, "hmm... looks like.... the another English version song of them..."(in my mind). Yeah Mblo, that's right, i heard from the fanpages that they will issue one or two new single Album in the end of this year. So, save your money and be ready to buy 'em all... The gossip about their new single reinforced with one tweet from their members, Shanju(@shania
JKT48)
This is it:


On her tweet, we can see that it is the lyrics of the new song... Summer Love Sounds Good.
Are you ready for the next single?? Me: NO.
See u later, Mblo!

Cewek Misterius Idaman Setiap Pria (AWAS! PERINGATAN DELUSI!)

Srett.... Jenng jeng!!! Ini bukanlah member 48 Family, melainkan seseorang yang misterius, gambar gambar super kawaii dibawah ini mimin temuin di Tong Sampah dekat kampus, di website random dari Wangsit Mbah Gugel.
Ntah siapakah gerangan Makhluk Ciptaan Allah Subhana Wata'ala ini, mimin denger2 dr situs2 IF YOU KNOW WHAT I MEAN sih, ni cewek dari Aceh, tapi kok, di badge seragamnya tertera: "SMA N 2 TERNATE"...
Hm... udah ah, daripada poseng, mending mangan mie....

















Liat bibirnya deh, sensual bingit kk... >.<

Tuesday, October 1, 2013

Iklan Baru Ponari Sweat, Menuai Banyak Kon... Eh, Delusi

Mblo, ni masi anget-angetnya nih, iklan baru teranyar dari brand minuman penambah anggota tubuh(ion khan termasuk anggota tubuh, ya ngga?), Ponari Sweat. Idol Grup(ingat lho ya, Idol Grup, bukan gelben... ntar kalo salah, bisa difentung) kebanggaan kita-kita, Jeykeytyfourtyeight didapuk lagi untuk menjadi brand ambassador minuman ini. Di TVC (opo iki leh? wes mbuh, pokokmen ngunu...) ini, semua member nampaknya mendapat perlakuan yang berbeda daripada iklan pertama yang mereka buat, apa sebab? Dikarenakan di iklan ini, pakaian pantainya lebih kelihatan agak tertutup DI BADAN mereka.
Tapi, untuk sebagian para member malah kelihatan tambah seksi dengan pekaian yg kyk gitu...
Kita ambil saja contoh Mblo, Si Mbak'e Akicha-San(yoi men, doi lbh tua 2 thn[emang penting getoh?] dari gue...), doi memakai kaos yaaaanggg..... agak tipis, yang ketika ada adegan nyebur bareng ke laut, para zombie2 UUota(istilah nemu di FP sono...) pada seneng ngeliatnya...(gue juga :v)
Nah, udah cukup previewnya, monggo disimak sendiri TVCnya, udah saya aplot dimari, klo ada yg mau donlot dan minta izin, saya doakan masuk surga... aaamiin.
Wabilaahitaufiqwalhidayah, wassalam...
Iklan Pocari Sweat with JKT48(BG Song: Summer Love Sounds Good)
Member who participated: Melody Nurramdhani Laksani, Kinal Devi Putri, Haruka Nakagawa, Aki Takajo, Nabilah Ratna Ayu Azalia, Shania Junianatha, Rezky Wiranti Dhike, Rona Angreani, Shinta Naomi, Beby Chaesara Anadhila, 4 Foreign madafaqa and 6 other members(i don't know yet... :D )